(1). Bayangan yang Dihasilkan Oleh Cermin Cekung Bersifat
Benda terletak di depan cermin cekung seperti gambar, temyata bayangan yang terbentuk bersifat nyata dan diperbesar 3 kali.

Benda kemudian digeser 10 cm menjauhi cermin, maka bayangan yang dihasilkan sekarang bersifat ….
A. nyata, terbalik, diperbesar
B. nyata, terbalik, diperkecil
C. nyata, terbalik, sama besar
D. maya, tegak, diperbesar
Jawab: C Bahas:
Rumus optik geometri yang dipakai.

Benda kemudian digeser 10 cm menjauhi cermin.

Jarak benda 30 cm, fokus 15 cm, titik pusat cermin 30 cm, bayangan 30 cm. Berarti benda dan bayangan berdiri di titik yang sama sehingga sama besar.
Pembentukan bayangan di cermin cekung:
1. Ruangan I di antara cermin dan fokus, II di antara fokus dan titik pusat, III di setelah titik pusat menjauhi cermin, IV di belakang cermin.
2. Jumlah angka ruang benda dan bayangan adalah V.
3. Jika angka ruang banyangan lebih kecil dari benda maka bayangan diperkecil.
4. Jika bayangan tepat di titik pusat cermin, sama besar dengan benda.
5. Jika bayangan muncul di ruang II sampai III maka bersifat nyata, terbalik.
(2). Tabel Sifat-Sifat Optik
Perhatikan tabel berikut!
No. | Aktivitas | Alat | Keterangan |
---|---|---|---|
(1) | Penggunaan kaca spion | Cermin cembung | Membentuk bayangan maya tegak dan diperkecil |
(2) | Seorang penderita miopi mengendarai mobil | Lensa cekung | Membentuk bayangan nyata dan diperkecil |
(3) | Seorang penderita hypermetropi membaca koran | Lensa cembung | Membentuk bayangan maya diperbesar |
(4) | Seorang sedang bersolek | Cermin cembung | Membentuk bayangan nyata dan tegak |
dari tabel tersebut pernyataan yang benar adalah nomor ….
A. (1) dan (2) C. (2) dan (3)
B. (1) dan (3) D. (2) dan (4)
Jawab: B Bahas:
No. | Aktivitas | Alat | Keterangan |
---|---|---|---|
(1) | Penggunaan kaca spion | Cermin cembung | Membentuk bayangan maya tegak dan diperkecil |
(2) | Seorang penderita miopi mengendarai mobil | Lensa cekung | Membentuk bayangan maya, tegak, diperkecil |
(3) | Seorang penderita hypermetropi membaca koran | Lensa cembung | Membentuk bayangan maya diperbesar |
(4) | Seorang sedang bersolek | Cermin datar | Membentuk bayangan maya, tegak, sama besar |
(3). Tabel Kegiatan Optik
Perhatikan tabel berikut!
No. | Aktifitas | Alat | Alasan |
---|---|---|---|
(1) | Penderita miopi mengamati benda jauh | Lensa cekung | Bayangan bersifat maya, tegak, diperkecil |
(2) | Penderita hypermetropi membaca koran | Lensa cembung | Bayangan bersifat maya, tegak, diperbesar |
(3) | Membentuk bayangan dengan kamera | Lensa cembung | Bayangan bersifat, nyata, tegak, diperkecil |
(4) | Seorang mengamati benda berukuran kecil | Lensa cembung | Bayangan bersifat nyata, tegak, diperbesar |
dari tabel tersebut pernyataan yang tepat adalah pada nomor ….
A. (1) dan (2) C. (2) dan (3)
B. (1) dan (3) D. (2) dan (4)
Jawab: A Bahas:
No. | Aktifitas | Alat | Alasan |
---|---|---|---|
(1) | Penderita miopi mengamati benda jauh | Lensa cekung | Bayangan bersifat maya, tegak, diperkecil |
(2) | Penderita hypermetropi membaca koran | Lensa cembung | Bayangan bersifat maya, tegak, diperbesar |
(3) | Membentuk bayangan dengan kamera | Lensa cembung | Bayangan bersifat, nyata, terbalik, diperkecil |
(4) | Seorang mengamati benda berukuran kecil | Lensa cembung | Bayangan bersifat maya, tegak, diperbesar |
No. (1) dan (2).
(4). Bayangan yang Terbentuk Bersifat
Benda terletak di depan cermin seperti gambar!

Terbentuk bayangan nyata dengan perbesaran 2 kali. Jika benda digeser sejauh 8 cm menjauhi cermin, bayangan yang terbentuk bersifat ….
A. nyata, terbalik, diperkecil
B. nyata, terbalik, diperbesar
C. maya, tegak, diperkecil
D. maya, tegak, diperbesar
Jawab: A Bahas:
Rumus optik geometri yang dipakai.

Benda kemudian digeser 8 cm menjauhi cermin.

Jarak benda 23 cm, fokus 10 cm, titik pusat cermin 20 cm, bayangan 17,7 cm. Berarti benda di ruang III dan bayangan di ruang II.
Pembentukan bayangan di cermin cekung:
1. Ruangan I di antara cermin dan fokus, II di antara fokus dan titik pusat, III di setelah titik pusat menjauhi cermin, IV di belakang cermin.
2. Jumlah angka ruang benda dan bayangan adalah V.
3. Jika angka ruang banyangan lebih kecil dari benda maka bayangan diperkecil.
4. Jika bayangan muncul di ruang II sampai III maka bersifat nyata, terbalik.
Optik # Cermin Cekung
Optik # Lensa Bikonveks Cembung Konvergen
Embed the link of this post
Buka di App!
Optik # Bayangan yang Terbentuk Bersifat
Optik # Bayangan yang Terbentuk Bersifat