10 Cara Traveling Hemat Low Budget Ke Luar Negeri

Sebagai seorang kolektor, traveling ke wisata lokal kurang berbekas tanpa belanja kenang-kenangan atau koleksi ciri khas suatu tempat. Begitu pula traveling ke manca negara atau negara tetangga, traveling ke negeri nan jauh apalagi. Selain itu tarif penginapan, makanan walaupun hanya sehari di Negeri dengan kurs dekat dengan USD dapat bikin pengalaman traveling mengenaskan. Selalu ada tips untuk traveling low budget. Berikut adalah 10 tips traveling murah ala Cepuluh.

10. Pilih destinasi murah nan tepat untuk pelesir
Ini serius pendapat salah satu web luar negeri yang bisa kita sejajarkan dengan pendapat turis luar.

Daerah tertentu di dunia jauh lebih mahal untuk bepergian daripada yang lain. Misalnya, negara New Zealand, Jepang, dan Eropa cenderung relatif mahal sementara negara-negara seperti Amerika Selatan atau Asia Tenggara (Indonesia, Thailand, Vietnam) cenderung relatif murah. Jangan tersinggung!

tarif hotel di volpe itali
pantai volpe itali

9. Pesan penginapan satu hari dulu
Lapar mata adalah istilah orang kelaparan memesan banyak makanan di awal, tapi ternyata dia hanya mampu menghabiskan sebagiana kecil dari seluruh yang ia pesan. Seperti halnya orang yang akan mengawali liburan. Banyak wisatawan cenderung memesan penginapan atau homestay selama seminggu padahal ternyata mereka hanya tinggal dua-tiga hari. Mungkin kamu tergiur diskon potongan harga yang mana kalau kamu pesan seminggu akan lebih murah dibanding harian. Tetaplah memesan hanya satu-dua hari. Kamu membutuhkan satu hari penuh untuk menentukan apakah lokasi itu cocok untuk kebutuhanmu atau tidak. Jika kamu akan tinggal di tempat yang sama untuk jangka waktu yang lama, jangan takut untuk menawar sewa dan menegosiasikan diskon. Katakan kamu tidak jadi chek-out bila diberi diskon sesuai keinginanmu untuk menginap beberapa hari lagi tidak harus sepekan.

8. Ikut kegiatan gratis
Ini terutama berlaku saat kamu mengunjungi negara-negara dengan biaya hidup mahal seperti Eropa atau Australia. Membuat dirimu tetap sibuk yang pada dasarnya mengurangi peluang kamu tergelincir dan menghabiskan lebih banyak uang. Kejadian paling mengerikan ketika kamu bengong di sekitar lokasi pariwisata yaitu beberapa sales mengganggumu secara SPAM supaya kamu membeli dagangan atau jasa mereka yang kamu tidak perlu.

7. Beli makanan di warung
Makanan cenderung menjadi salah satu aspek yang paling mahal saat pelesir. Terutama resto makanan asing atau di dalam pariwisata Cobalah belanja makanan dari vendor local atau di luar pariwisata. Jadi kamu hanya belanja sebelum dan sesudah berada di dalam destinasi pariwisata. Sayangnya beberapa wahana di dalam pariwisata bahakan pariwisata itu sendiri terlarang bagi pengunjung membawa bekal makan-minuman dari luar. Jadi ga apakan tahan lapar-haus selama beberapa jam saja!

6. Biaya Kargo
Membawa satu ransel saja dibandingkan lebih dari satu tas dapat mengurangi jumlah volume bekalmu sehingga menghemat uangmu. Misalnya, kamu tidak perlu membayar maskapai dengan biaya tambahan (kargo) akibat kamu membawa terlalu banyak tas.

5. Bawa Teman
Pergi bersama rekan atau secara kelompok dapat menghemat uang, loh kok begitu? Itu dapat memenuhi syarat diskon grup dan juga dapat membagi harga semua akomodasi. Bahkan jika kamu hanya berhasil membawa satu teman, itu masih akan memotong biaya perjalanan menjadi setengahnya. Misalnya naik bajaj/bemo/taksi berdua, makan sepiring berdua, mengitap sekamar berdua, naik wahana gantung berdua, dll. Asal temanmu sejenis, pria-pria, wanita-wanita.

SP0NS0R:

4. Pilihlah Pantai
Jika kamu mengunjungi negara yang punya beberapa pantai, gunakan lebih banyak waktu di pantai karena pemandangan akan lebih luas dan keramaian turis lain membuatmu tidak lekas bosan atau di-spam para sales akibat kamu berada di tempat sepi. Kamu dapat terkejut setelah berhasil menghemat uang dengan bersantai di pantai sepanjang hari sambil minum minuman murah dan menerima pijat murah. Belum lagi, daerah di sekitar pantai cenderung sangat menyenangkan dan dapat memberimu banyak kegiatan murah seperti, selancar, dan berenang.

3. Kayuh sepeda
Jarang sih yang menyewakan sepeda di pariwisata maupun penginapan, jangankan pinjam sepeda gratis, sewa sepeda murah seperti di Kampung Inggris sepertinya ga ada. Dari pada menggunakan transportasi umum ke manapun kamu pergi, cobalah mengendarai sepeda. Mereka murah, efisien, dan dapat membawamu ke mana saja di sekitar penginapan dan pariwisata. Bersepeda lebih baik daripada kamu memilih benar-benar gratis untuk jalan kaki GEMPOR.

2. Tawar harga semua koleksi atau apapun
Nah ini, seperti yang Cepuluh tuliskan kemarin, jangan malu menawar harga saat traveling apapun di dalam wisata (lihat poin 5 dalam tautan ini). Turis banyak uang dari Amerika Serikat atau bagian dunia Barat lainnya tidak terbiasa melakukan banyak tawar-menawar. Oleh karena harga apapun di pariwisata AS dan Barat ini umumnya dipatok dan tidak berpeluang ditawar. Sebaliknya berlaku di bagian dunia timur. Pemahaman praktis sederhana: harga yang kamu lihat untuk sebagian besar barang sering kali dua kali lipat dari harga sebenarnya. Jangan takut menawar rendah dan jangan pernah merasa malu untuk pergi dengan tangan kosong. Dalam beberapa kasus, mereka mungkin memanggilmu untuk kembali dengan harga yang sesuai keinginanmu atau sedikit di atasnya.

koleksi gantungan kunci pedang
koleksi gantungan kunci pedang

Meskipun kamu seorang kolektor jangan ragu untuk menawar harga separuh untuk mendapatkan koleksi gantungan kunci yang belum kamu miliki di rumah. Walau bagaimanapun kamu tetap harus membeli koleksi daripada kamu menyesal setelah berada di pesawat. Carilah pedagang atau toko lain yang menjual koleksi serupa dengan tawaran harga yang lebih rendah. Jika tidak ada yang mau menurunkan harga sesuai keinginanmu, berarti memang kamu mestinya membeli dengan harga termurah. Awas, kalau kamu bukan konglomerat setara SULTAN Dubai Abudabi, hindari 10 hotel dg tarif termahal ini.

1. Barang selundupan murah
Kamu mungkin menemukan pasar tradisional di negara dengan kurs mata uang lebih rendah misal Thailand dan Vietnam. Pasar tradisional biasanya memasang harga obral or grosir untuk kebanyakan produk. Kamu kepincut untuk membeli beberapa kg bawang putih karena lebih murah daripada harnganya di tanah air, tapi ternyata kamu tersandung tarif kargo pesawat, atau terkena aturan beban maksimal yang boleh dibawa (dikira barang selundupan), EMANG ENAK!

(Visited 1 times, 1 visits today)
Let's share it.
TwitterFacebookWhatsAppBufferLinkedInPin It
Let's read other pages.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.